Office : Salatiga, Indonesia
+62813-1720-8424
info@scholarship4us.com

NOTULENSI: Sharing Beasiswa Global Korean Scholarship (GKS)

NOTULENSI: Sharing Beasiswa Global Korean Scholarship (GKS)

Hello Scholarship Hunters! Beasiswa Untuk Kita (scholarship4us) telah mengadakan Live Instagram yang dihadiri oleh Khilda V. Herlambang, penerima beasiswa GKS (Global Korean Scholarship) di University of Yonsei, Korea Selatan. Acara tersebut diadakan pada Sabtu (14/8) dengan topic “Sharing Beasiswa Global Korean Scholarship”. Seperti yang kita tahu, Universitas Yonsei adalah universitas swasta yang berlokasi di Seoul, Korea Selatan. Didirikan pada tahun 1885, sehingga merupakan salah satu universitas tertua di Korea Selatan. Universitas Yonsei ini juga tergolong sebagai SKY University atau menjadi salah satu dari tiga universitas teratas di Korea Selatan. Berikut ini adalah notulensi dari sharing beasiswa GKS bersama scholarship4us dan kak Khilda. Yuk disimak bagi yang penasaran! Sesi Pembacaan CV:  1. Riwayat Pendidikan
  • Sedang menempuh Master of Business Administration (MBA) di Yonsei University
  • Korean Language Training di Busan University of Foreign Studies (2020 –2021)
  • Bachelor of International Relations di University of Indonesia (2013 – 2017)
  • Exchange Student in Chonnam National University, Korea Selatan (2016)
2. Achievement
  • Honor Cumlaude from University of Indonesia 
  • Global Korean Scholarship Awardee
  • Runner-up Korea Unification Speech Contest
  • International Student Week in Ilmenau, Jerman
  • Student Conference in Maribor, Slovenia
Sesi Open Sharing:
  • Beasiswa apa yang sedang diperoleh saat ini? Aku adalah awardee dari Global Korean Scholarship (GKS). Mungkin sebelumnya banyak yang taunya KGSP (Korean Government Scholarship Program), tapi sekarang sudah diganti menjadi GKS. Ini adalah beasiswa penuh dari Pemerintah Korea Selatan bagi siswa internasional, salah satunya dari Indonesia yang ingin melanjutkan study S1, S2, S3, atau riset ke Korea Selatan.
  • Apa yang membuat kakak tertarik untuk apply beasiswa S2 GKS? Aku bukan dari keluarga yang mampu untuk kuliah di luar negeri karena biayanya mahal berkali lipat dibanding di Indonesia. Makanya kalau aku mau sekolah di luar negeri, wajib apply beasiswa.
  • Apakah beasiswa GKS fully-funded? Ya, besiswanya penuh hingga selesai kuliah.
  • Kenapa kakak tertarik mengambil MBA? Sebenarnya aku S1 jurusan Hubungan Internasional, jadi agak beda dengan MBA. Cuma waktu sudah lulus dari HI, emang menurut aku agak sedikit lowongan pekerjaannya. Lowongan pekerjaan yang lagi besar saat aku lulus dan pas masuk ke start-up company dan start-up multinasional, aku sadar bahwa bidang bisnis, IT, itu seru dan merasa bakal cocok di posisi ini. Melihat senior dan atasan juga jurusannya dari MBA atau IT. Dan aku bukan anak yang berasan dari jurusan itu, aku tidak bisa coding, dll, at least tau teknikalnya dikit. Jadi, akhirnya aku memutuskan untuk ke arah bisnis atau MBA itu sendiri.
  • Dokumen apa saja yang harus dipersiapkan untuk meng-apply beasiswa KGS? Dokumennya sudah lengkap tertera di guideline-nya, misalnya dokumen yang harus kalian isi dan print, seperti standard application form, surat rekomendasi dari universitas sebelumnya, essay personal statement (tentang diri kita sendiri, prestasi, pengalaman kerja, dll), essay study plan (rencana kamu selama study ke Korea Selatan, ketika di Korea Selatan kamu mau ambil mata kuliah apa dan alasannya, apa yang kalian lakukan selama study di sana, dll). Dokumen selanjutnya adalah dokumen yang sudah kalian miliki sebelumnya, seperti ijazah, transkrip nilai, dll. Terakhir dokumen  optional, seperti sertifikat kemampuan bahasa (misal: IELTS, TOPIC, dll), ada juga dokumen sertifikat lomba, pengalaman organisasi, pengalaman riset dan menulis jurnal, dll bisa dilampirkan. Dokumen bahasa ini memang membutuhkan waktu yang lama untuk mempersiapkannya, misalnya TOPIC jika mendapat skor di atas 3 akan mendapat poin tambahan 10. 
  • Dari mana kakak mengetahui tentang beasiswa GKS? Aku mulai tau dari tahun 2016 ketika exchange student. Waktu itu aku tanya-tanya ke senior tentang beasiswa untuk exchange. Ternyata ada dan itu adalah beasiswa GKS. Dari situ aku cari tahu tentang GKS dan juga berteman dengan awardee GKS ketika exchange itu. 
  • Apa yang harus diperhatikan untuk mendaftar beasiswa GKS? Menurut aku, yang paling penting adalah sebelum kalian mendaftar. Maksudnya, kalian perlu membangun CV/resume yang baik. Kemudian yang paling penting selanjutnya adalah ketika kalian menulis essay. Kalian harus mengumpulkan bahan-bahan untuk dimasukin ke essay. Harus banyak mengikuti kegiatan organisasi, perlombaan, riset, atau melakukan hal-hal yang dapat menunjang kalian utnuk mendapat poin plus di banding applicant lainnya.
  • Bagaimana system perkuliahan di Korea Selatan? Untuk saat ini belum bisa bilang banyak karena baru setahun ini hanya untuk mengikuti kelas persiapan bahasa. Menurut aku masih standar. Misalnya berangkat sekolah jam 9, terus pulangnya jam 1 setiap hari senin hingga jumat. Dan masih ada cukup banyak waktu luang. Namun, bakal ada banyak PR, tugas, dan dosennya sangat menuntut. Tapi kalau aku kan S2, nah jadwalnya lebih fleksibel dan variatif, misalnya dari jam 12 sampai 5 sore. Kalau kuliah di Korea jadwal kuliahnya tidak terlalu beda jauh dengan di Indonesia.
  • Selama di Korea, lebih banyak shopping atau makan? Kalau aku sendiri lebih suka makan daripada belanja. Jadi uang aku dihabisin buat beli makanan, kalau belanja tidak terlalu sering.
  • Tantangan seorang muslim di sana seperti apa? Yang paling kerasa pas bulan ramadhan, hari idul fitri, dan idul adha itu benar-benar tidak terasa vibes-nya sama sekali. Seperti tidak ada bedanya dengan hari biasa. Terus sekarang masih COVID-19, makanya aktivitas ibadah di masjid sangat dibatasi. Kemudian harus berhati-hati memilih makanan yang halal, dan agak sedikit sulit. Teman-teman juga sering bertanya kenapa harus pakai hijab, kenapa tidak boleh makan daging babi dan minum alkohol, nah yang seperti itu kalian harus siap menjelaskannya berulang-ulang.
  • Apa suka duka selama kuliah? Kalau sukanya itu tiap minggu ingin travelling ke tempat-tempat tertentu. Pokoknya banyak banget jalan-jalannya dan bisa ketemu teman-teman dari negara lain. Kalau dukanya sekarang masih pembelajaran online sehingga tidak bisa bebas berinteraksi. Selain itu juga sedikit mengalami home sick dan kangen keluarga di Indonesia.
  • Apa pengalaman di musim dingin yang tidak mengenakkan selama di Korea? Aku sebenarnya sangat exited dengan musim dingin karena ingin melihat salju. Sayangnya, di Busan tidak ada salju, cuma ada dinginnya saja karena dekat pantai. Setiap hari aku lihat story teman-teman yang di Seoul atau Deagu lagi main salju. 
Sesi QnA:
  • Saat kelas bahasa, berarti belum mulai perkuliahan ya? Kalau perkuliahan S2 secara resmi belum berjalan.
  • Contoh essay personal statement yang benar seperti apa kak? Sebenarnya essay itu tidak ada yang benar atau salah. Kamu bisa mulai dari pengalaman organisasi, kepanitiaan, exchange, dll. Sebelumnya kan aku hanya bisa mengetahui tentang korea lewat tv, majalan, dll. Aku tertarik untuk mengetahui korea lebih dalam, makanya aku mengikuti program exchange, dan setelah itu aku semakin tertarik dengan system pendidikan di Korea Selatan. Kemudian aku menjelaskan diri aku secara akademik, seperti riwayat pendidikan, pengalaman kerja, dsb. Nah, dari situ aku bilang kalau aku ingin membangun start-up sendiri. Selanjutnya aku menghubungkan itu dengan kenapa aku memilih jurusan bisnis dan kenapa aku memilih Korea Selatan. Selain itu, pengalaman akademik, pengalaman organisasi, dan pengalaman kerja boleh juga ditulis di essay.
  • Proses apply beasiswa GKS berapa lama? Di tahun aku, pendaftaran dibuka bulan Februari dan penutupannya awal Maret. Setelah itu seleksi tahap 2 itu April, tahap 3 itu Juni. Juni akhir baru pengumuman final beasiswa.
  • Berapa lama belajar bahasa korea hingga fasih? Aku belajar dari tahun 2016 ketika exchange selama 1 semester di Korea Selatan. Ketika pulang, aku les di Korean Culture Center selama 1 semester. Setelah itu aku break dulu, baru 2019 April aku mulai les lagi hingga November 2019 dan langsung dapat skor TOPIC 4. 
  • Kalau kita sama sekali tidak bisa bahasa korea, bagaimana kak? Boleh aja apply. Banyak teman-teman aku yang belajar bahasa korea dari nol. Tapi asalkan kalian daftarnya pakai bahasa inggris dan harus ada sertifikat bahasa inggrisnya. 
  • Berarti memungkinkan bisa belajar bahasa setelah diterima di universitasnya? Apakah tidak keteteran kak belajarnya? Sulit atau tidak? Sebenarnya lumayan capek. Ada yang udah ambis belajarnya, tapi untuk dapat TOPIC 3 itu sulit. Ada juga yang belajar 1 tahun dulu baru bisa dapat TOPIC 5. 
  • Kalau pernah ikut lomba tapi tidak juara, apakah sertifikatnya bisa nambah poin? Sebenarnya nambah poin atau tidak itu kita tidak punya patokan karena penilaian semua dari panitianya. Tapi seenggaknya ada lomba yang bisa menang karena bisa membuat diri kalian berbeda dengan applicant lainnya. tapi misalnya kalau tidak ada yang menang, mungkin saja dari hanya mengikuti lomba pun mereka bisa melihat bahwa kalian berusaha. Sertifikat apapun itu yang ingin dilampirkan terserah dari applicant. Jadi tidak ada ketentuannya. 
  • Surat-surat yang harus diterjemahkan itu ada batas waktunya? Menurut aku tidak ada. Kalau ada surat terjemahan ijazah, transkrip nilai, yang pasti kan udah ada surat aslinya dan itu tidak berubah. 
  • Dapat informasi tentang student exchange dari mana? Umumnya persiapannya apa aja supaya lolos? Student exchange sebenarnya agak susah informasinya karena aku dapatnya dari international office di kampus aku. Jadi, kalian harus cari sendiri di international office yang memang sudah kerja sama dengan universitas di luar negeri. Setiap universitas pasti punya syarat yang berbeda-beda.
  • Culture shock selama di Korea? Di Korea sudah menjadi kebiasaan untuk meletakkan laptop, hp dan barang berharga lainnya di tempat umum (dibiarkan begitu saja), misalnya di cafe. Dan itu membuat aku kaget karena kalau di Indonesia pasti bakalan hilang.
  • Apakah dalam beasiswa GKS, jika 1 tahun masa persiapan bahasa tidak lulus tes TOPIC untuk mendapatkan standar tertentu, maka status beasiswanya dicabut? Iya, benar. Jadi ada minimal nilainya. Selama satu tahun harus dapat minimal skor TOPIC 3. Jika gagal, kalian akan dipulangkan ke negara asal. 
  • Kalau punya sertifikat lomba pas SMA, apakah bisa dipakai untuk apply di S2 karena selama S1 jadi mahasiswa kupu-kupu? Menurut aku, kalau sertifikat itu harus dari satu level peendidikan sebelumnya. Kalau kalian melampirkan sertifikat SMA, agak sedikit tidak berguna karena tidak bisa mendeskripsikan kamu yang sekarang.
  • Aku kuliah D4, apakah bisa dapat beasiswa GKS? Setau aku bisa, karena persaratannya itu lulus S1 atau sederajat. 
  • Tes TOPIC dimana? Di Indoensai aku tes di Jakarta International Korean School.
  • Apakah S1 harus dari universitas terkenal di Indonesia atau ada persyaratan akreditasi tertentu? Tidak ada persyaratan universitas tertentu. Benar-benar hanya harus lulus S1 atau sederajat.
  • Selain persyaratan di guideline, persyaratan apa lagi yang harus dipersiapkan? Selama kalian membaca guideline dengan benar, maka itu semua akan membantu kalian dalam proses apply beasiswa. Setelah lulus seleksi berkas, kalian perlu persiapkan untuk wawancara, medical check-up, dll.
  • Untuk mahasiswa kupu-kupu, bagaimana cara menulis essay personal statement-nya? Nah, yang paling penting itu apa saja yang sudah kalian lakukan sebelum kalian daftar. Kalau kalian kupu-kupu itu agak susah. Jadi, mulai sekarang kalian cari sesuatu kegiatan volunteer, organisasi, lomba, atau kegiatan positif apapun itu.
  • Apakah jurnal yang sudah pernah dibuat selama S1 bisa dilampirkan untuk apply beasiswa GKS atau jurnal yang sudah terbit di conference yang bisa dilampirkan? Biasanya mereka minta publikasi jurnal. Jadi kalau jurnal kalian sudah di publish, itu bisa dilampirkan.
  • Apakah sertifikat seminar bisa digunakan untuk apply GKS? Bisa. Semua serrtifikat bisa dilampirkan.
  • Dulu les bahasa korea khusus TOPIC preparation atau bahasa sehari-hari? Waktu di Indonesia aku ikut yang kelas bahasa sehari-hari karena di Indonesia hampir tidak ada tempat kursus yang menyediakan kelas khusus TOPIC preparation. Sedangkan waktu di Korea Selatan itu kelasnya khusus TOPIC preparation.
  • Kalau foreigner student apakah boleh ambil kelas full bahasa korea karena aku lebih tertarik bahasa korea dari pada bahasa inggris? Boleh saja. Karena memang kelas kuliah kalian akan full bahasa korea. Ada juga kelas bahasa inggris tapi jumlahnya sedikit. 
  • Kalau jurusan yang dipilih untuk S2 tidak linear dengan jurusan S1, apakah diperbolehkan? Boleh, itu tidak apa-apa. Asalkan alasannya tepat.
  • Ketika tes wawancara beasiswa GKS, bahasa apa yang dipakai? Aku tesnya pakai bahasa Inggris untuk wawancara. Jadi harus prepare bahasa inggris karena akan digunakan selama proses pendaftaran. Setelah lulus pendaftaran, yang digunakan adalah bahasa korea.
  • Fakultas apa saja yang ada di Yonsei University? Sebenarnya nama fakultasnya hampir sama dengan universitas di Indonesia, hanya tinggal di translate ke bahasa inggris saja.
  • Kirim berkas caranya gimana? Semua dokumen hardcopy dikirim ke kedutaan korea di Indonesia jika kalian melalui jalur kedutaan. Sedangkan jika melalui jalur universitas itu sendiri, kalian harus kirim ke universitas tujuan kalian di Korea Selatan. 
  • Bagaimana cara meminta surat rekomendasi dari kampus sebelumnya? Tinggal whats app pembimbing skripsi aku. Jadi walaupun kalian sudah lulus kuliah, kalian harus menjaga hubungan baik dengan dosen-dosen kalian di universitas. 
  • Recommendation letter apakah bersifat rahasia dan tersegel? Harusnya iya. Tapi untuk lulusan S1, biasanya dosennya super sibuk untuk urus surat rekomendasi. Apalagi dosen tidak tahu kamu ada kegaitan apa selain akademik di kampus. Nah, biasanya dosen akan minta kalian buat draft surat rekomendasi. Setelah jadi, dosen akan mengecek dulu oke atau tidak. Kalau oke akan ditandatangani, kalau ada feedback tinggal kalian ganti saja. 
  • Surat rekomendasi ditulis dimana? Tulis di tempatenya? Iya, aku nulisnya di template itu. Kan ada pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab sama pemberi rekomendasi.
  • Selama kuliah di sana, apakah boleh part time? Kalau menjalani kelas bahasa itu dilarang kerja, tapi kalau sudah mulai perkuliahan S2 diperbolehkan.
  • Kan ada kelas bahasa selama 1 tahun, nanti pembelajarannya mulai dari nol kah? Nanti akan ada placement test. Kalian ada di level berapa. Dari situ selama satu tahun kalian akan belajar bahasa korea sesuai dengan level kalian. 
  • Biaya untuk persiapan beasiswa berapa kak soalnya harus ada terjemahan dari notaris? Kalau aku, untuk pendaftaran itu kisaran 300 – 500 ribu rupiah. Kalau kalian harus kirim berkas langsung ke universitas tujuan di Korea Selatan, maka kalian harus bayar 500 ribu lagi untuk biayanya. 
  • Jika sudah lulus satu tahun dari kampus, apakah masih bisa mendaftar beasiswa GKS? Bisa. Aku saja sudah lulus 3 tahun dari kampus. 
  • IPK pendaftaran beasiswa GKS kan 2.64, tapi apakah ada ketentuan IPK tertentu dari universitas tujuan? Benar, kalian harus cek lagi di universitas tujuan kalian karena biasanya juga punya minimal IPK. 
  • Kalau kirim berkas langusng ke universitas tujuan, kirim ke email apa ya? Pakai kantor pos atau jasa agen pengiriman lainnya. 
  • Apakah kelas bahasa berjalan bersamaan dengan kelas kuliahnya? Tidak, jadi kita ada kelas bahasa dulu satu tahun, baru setelah lulus kita akan masuk perkuliahan S2-nya.
  • Selain beasiswa GKS, apakah pernah mencoba apply beasiswa lain? Sebenarnya aku sudah pernah coba banyak beasiswa dan awalnya tidak ingin ke Korea Selatan. Aku inginnya ke Inggris karena sebelumnya sudah pernah exchange ke Korea Selatan. Aku pernah daftar LPDP, ERASMUS, AAS, New Zealand Scgolarship, Bulsary Scholarship, dan masih banyak lagi. Namun, akhirnya aku dapat yang beasiswa GKS. 
Pesan untuk kalian para scholarship hunters: Daftar dulu saja semua beasiswa. Jangan takut untuk daftar. Kalau kalian tidak daftar, berarti kalian 100% sudah gagal. Tapi kalau kalian daftar, masih ada kesempatan 50% diterima dan 50% gagal. Jika kalian gagal, kalian evaluasi dan coba di improve kekuarangannya. Pasti suatu hari kalian akan berhasil.   Well, sekian informasinya. Semoga bermanfaat ya. Tetap semangat para scholarship hunters! Jangan lupa follow akun sosial media kami untuk mendapatkan update tentang informasi beasiswa, ya.  Instagram: @scholarship4us FB: Beasiswa Untuk Kita YouTube: Beasiswa Untuk Kita   Beasiswa Untuk Kita Dari Kita Untuk Indonesia 
Don't forget to share :)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *